Setting DHCP Server di Debian 4.0
fUTCbSat, 26 Sep 2009 01:50:08 +0000000000amSat, 26 Sep 2009 01:50:08 +000050 2, 2008
distro Debian salah satu distro favorit saya.
Sekarang saya ingin membahas pembuatan DHCP server dengan debian 4.0.
Ok… langsung ke cara-caranya aja ya:
1. Buka Konsole
2. Login sebagai root dengan perintah:
su-
3. Kemudian install dhcp-server dengan perintah:
apt-get install dhcp
4. Kemudian edit file /etc/dhcp/dhcpd.conf:
Berikan tanda pagar pada setiap baris yang belum ditandai pagar,Kemudian tambahkan skrip seperti di bawah ini:
subnet 29.29.29.0 netmask 255.255.255.0 {
range 29.29.29.2 29.29.29.254;
option subnet-mask 255.255.255.0;
option broadcast-address 29.29.29.255;
option routers 29.29.29.1;
option domain-name “ns1.debian.com”;
option domain-name-servers 172.17.17.100;
default-lease-time 21600; max-lease-time 43200;
}
subnet 192.168.200.0 netmask 255.255.255.0 {
}
Sedikit akan saya jelaskan maksud dari skrip diatas.
subnet 29.29.29.0 netmask 255.255.255.0
digunakan untuk memasukkan subnet dari IP dan netmask yang akan dipakai oleh client dari dhcp server .
range 29.29.29.2 29.29.29.254;
Digunakan untuk menentukan range dari IP client yaitu dari 29.29.29.2 s/d 29.29.29.254
option subnet-mask 255.255.255.0;
Untuk subnet-mask samakan dengan netmask yang ada di baris 1.
option broadcast-address 29.29.29.255;
Untuk menentukan IP broadcast yang akan digunakan.
option routers 29.29.29.1;
Digunakan untuk menentukan gateway yang digunakan.
option domain-name “ns1.debian.com”;
Baris ini digunakan untuk memberikan nama dari host dns server
option domain-name-servers 172.17.17.100;
Baris ini digunakan untuk menentukan ip dari dns server.
subnet 192.168.200.0 netmask 255.255.255.0 {
}
perintah ini digunakan untuk menentukan subnet dari lan card yang terhubung dengan internet.
Oke.. cukup sekian tutorial tentang pembuatan dhcp server di debian 4.0 semoga bisa membantu…
saya sangat senang bila anda mau berbagi…
Tulisan ini dibuat untuk menyukseskan Lomba Blog Open Source P2I-LIPI dan Seminar Open Source P2I-LIPI 2009.
Entry Filed under: linux. Tag: aplikasi, debian, dhcp, jaringan, linux, root, server.
4 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed





















1.
eighTsuN | fUTCbMon, 05 Oct 2009 13:12:50 +0000000000pmMon, 05 Oct 2009 13:12:50 +000012 2, 2008 at 13:42 p10
iTu KaN setting dhcp debian default.
gmn kalo bwat dhcp sendiri?
copy-paste iia…??
2.
amriarul | fUTCbMon, 05 Oct 2009 14:17:35 +0000000000pmMon, 05 Oct 2009 14:17:35 +000017 2, 2008 at 13:42 p10
yah ga papa tennag saja itu kan untu share ilmu
3.
Yuri | fUTCbWed, 07 Oct 2009 10:14:01 +0000000000amWed, 07 Oct 2009 10:14:01 +000014 2, 2008 at 13:42 p10
cba informasi yang lainya lagi
4.
ranto | fUTCbFri, 27 Nov 2009 22:11:48 +0000000000pmFri, 27 Nov 2009 22:11:48 +000011 2, 2008 at 13:42 p11
busa share beda dan persamaan debian 4.0 sama debian 5.0 lenny?